mike-medan-farm

Aprikonus Pastikan Sarana Prasaran Untuk Empat Penyakit (Katastropik) Rampung Di Akhir 2024

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Kementerian Kesehatan menargetkan layanan empat penyakit katastropik, Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi ( KJSU) dan Ginjal  dapat dilaksakan di seluruh rumah sakit Kabupaten/Kota di Indonesia. Untuk itu saat ini, sejak akhir tahun 2022 setidaknya sudah lebih dari 50% Kabupaten/Kota, rumah sakitnya memiliki alat kesehatan (Alkes) lengkap untuk keempat penyakit ini.

Melangsir dari laman resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Azhar Jaya mengatakan “ini merupakan langkah untuk mendekatkan akses layanan kesehatan rujukan kepada masyarakat Indonesia, sekaligus untuk mengurangi beban pembiayaan kesehatan.”

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Terkait hal tersebut, awal Februari 2024, Direktur RSD. Liun Kendage Tahuna dr. Aprikonus Loris sambangi Kementerian Kesehatan dan pada Selasa (2/4/2024) berkunjung ke RSUD. Prof. Dr. R.D Kandou sebagai pengampu Layanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi ( KJSU) dan Ginjal untuk memantapkan ketersediaan sarana prasarana di RSD. Liun Kendage Tahuna dapat terealisasi pada Tahun 2024.

“Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat lebih ditingkatkan dan dengan adanya penyediaan layanan khusus empat penyakit katastropik – Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi ( KJSU) dan Ginjal ini, masyarakat dipermudah dalam mendapatkan akses layanan rujukan dan yang lebih penting adalah menghemat biaya,” jelas Loris.

Tahun 2024  RSD. Liun Kendage melakukan penambahan ruangan dengan membangun lantai dua yang dikhususkan untuk layanan Jantung dan Central Sterile Supply Departmen (CSSD). RSD. Liun Kendage juga menerima beberapa alat kesehatan berupa alat CT Scan, alat-alat Laboratorium dan alat kesehatan lainnya, termasuk alat baru Radiologi Rontgen.

Mengingat ketersediaan SDM di RSD. Liun Kendage belum memadai maka perlu dilakukan training khusus untuk tenaga kesehatan.

“Sesuai dengan SK Kementerian Kesehatan,  RSUD. Prof. Kandou ditunjuk sebagai rumah sakit pengampu Regional untuk RSD. Liun Kendage, jadi kami harus mempersiapkan tenaga medis khusus karena memang SDM di RSD.Liun Kendage belum semua tersedia. Saya berharap semoga pada akhir tahun ini (2024) dan awal tahun depan (2025) semua sudah rampung dan siap digunakan,” tutup Aprikonus.

(MikeTowira*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *