MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Ajang pencarian bakat Indonesia Culture Model (ICM) adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia untuk menjaring bakat-bakat yang selama ini terpendam karena tidak adanya wadah untuk menyalurkan minat dan bakat para generasi muda. Dari 514 kabupaten kota yang menyelenggarakan audisi, Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi salah satu daerahpenyelenggara audisi ICM ini.
Papanuhung Rumah Jabatan Bupati Sangihe menjadi tempat pelaksanaan audisi pada Selasa (6/2/2024) yang dibuka langsung oleh Assisten Satu Sekretariat Daerah Kab. Kepl. Sangihe, Johanis Pilat, dan dihadiri oleh Waka Polres Kab. Kepl. Sangihe, Kompol. Alfrets L. Tatuwo, S.Sos, Kepala Bagian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas DikBud Kab. Kepl. Sangihe. Acara pembukaan hingga audisi dipandu oleh Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Kab. Kepl. Sangihe, Meylan Tamalawe sebagai Master Ceremony.

Pj. Bupati Kab. Kepl. Sangihe dalam sambutannya yang dibacakan oleh Assisten Satu Setda Kab. Kepl. Sangihe, Johanis Pilat menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Kab. Sangihe sebagai salah satu daerah pelaksanaan audisi Indonesia Culture Model.
“Saya berharap Indonesia Culture Model ini boleh menjadi wadah yang mampu memfasilitasi generasi muda yang berbakat untuk mengembangkan bakat mereka ke tingkat profesional”.
Project Manager Indonesia Culture Model, Tyo Octavianus mengatakan “meskipun dari pusat memberikan mandat secara mendadak namun acara ini berjalan dengan lancar dan pesertanya bagus-bagus. Saya berharap kedepannya acara ini bisa berjalan lebih baik lagi. Kami juga dari Panitia Pusat menyampaikan terima kasih kepada Panitia Daerah Sangihe karena sudah bekerja keras demi lancarnya pelaksanaan acara ini”.

Sementara itu, Koordinator Panitia Daerah, Berty F. Patras menyayangkan kurangnya antusiasme masyarakat. “Saya selaku koordinator panitia menyatakan bahwa pelaksanaan acara ini dinyatakan berhasil walaupun sangat disayangkan antusiasme masyarakat masih kurang padahal ini merupakan peluang bagi talent-talent yang ada di Sangihe karena ketika lolos audisi bisa langsung mengikuti Grand Final di Jakarta.”
Meidra, Jessie dan Virky selaku tim juri menilai bahwa Kab. Sangihe memiliki banyak potensi yang luar biasa, hanya saja potensi tersebut masih terpendam karna kurangnya wadah dan mereka berharap ajang Indonesia Culture Model dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencitai budaya Indoenesia dan menjadi wadah meraih peluang untuk mencapai kesuksesan.
(Cinderella*)
















