mike-medan-farm

B1KWK PKS Morotai ke Samsudin Banyo, Suara Pemilih Ke Rusli Sibua

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Mororai – Puluhan kader Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara Ramai-ramai menyatakan sikap mundur dan keluar dari partainya, Sabtu (24/8/2024).

Pasalnya, PKS justru memilih mengusung pasangan Syamsudin Banyo dan Judi RE Dadana di Pilkada 2024. Dukungan tersebut dibuktikan dengan penyerahan model B Persetujuan Parpol KWK (B1KWK) pada tanggal 20 Agustus 2024.di Jakarta.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Saiful Paturo, Humas DPD PKS mengatakan, Ini adalah pertemuan lanjutan yang merupakan bagian dari implementasi pertemuan sebelumnya dan DPD PKS sudah nyatakan sikap pada beberapa waktu lalu.

“Didalam pertemuan sebelumnya DPD PKS Pulau Morotai secara kelembagaan melalui Ketua DPD PKS Pulau Morotai dalam hal ini Rasmin Fabanyo yang diwakili oleh Sekertaris DPD PKS Irawan Sifati pada beberapa waktu lalu, jika DPW PKS atau DPP PKS tidak mengeluarkan fom B1-KWK ke Rusli Sibua maka kami sebagai pengurus akan mengundurkan diri.” pungkasnya.

“Untuk menyikapi dinamika dikeluarkannya B1KWK DPP PKS ke Bapaslon Bupati Morotai dalam hal ini Samsudin Banyo, maka pada kesempatan ini kami sebagai pengurus DPD PKS Pulau Morotai dengan resmi menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan Partai dan mengembalikan semua atribut Partai yang ada di kami masing-masing.”

Pengurus DPD PKS Morotai menyatakan sikap akan menarik semua dukungan politik di masing-masing pengurus yang ada di 6 Kecamatan dan 88 Desa di Pulau Morotai serta menyatakan sikap untuk mendukung Rusli Sibua – Rio Cristian Pawane sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Hal ini dilakukan untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang ada diruang publik bahwa pengurus DPD PKS Morotai tetap konsisten mendukung Rusli – Rio dan tidak mendukung Samsudin Banyo.

“Soal ketidakhadiran sejumlah pengurus yang tidak sempat hadir dalam sikap pengunduran diri pada hari ini, kepada pengurus yang lain sudah pasti kami telah mengkoordinasikan untuk menegosiasikan semua pengurus DPD PKS Morotai yang tersebar di 5 Kecamatan, karena pada kesempatan ini pun teman-teman yang lain menitip pesan dengan jarak dan waktu yang cukup jauh ” paparnya.

Yang jelas kami tetap menyampaikan hasil pertemuan ini, entah itu penyampaian dalam bentuk formal maupun non formal kepada DPW maupun DPP PKS bahwa kami DPD PKS Morotai dengan resmi pada hari ini mengundurkan diri dari jabatan pengurus dan mengembalikan semua atribut Partai PKS dan tidak lagi menjadi pengurus DPD PKS. ” jelasnya.

Jadi kita nyatakan bahwa pada saat ini pula tidak ada lagi pengurus di DPD PKS Morotai yang ada hanya Ketua, Sekertaris Bendahara dan anggota DPRD terpilih selanjutnya sudah tidak ada. Bahkan kami juga mengganggap bahwa pernyataan Sekertaris Jenderal DPP PKS yakni Aboe Bakar Alhabsy adalah sebagai bentuk pembodohan publik, karena pernyataan Sekjen itu konteksnya di sampaikan di ruang publik umum dan itu merupakan salah satu sikap politik yang kami sesalkan, karena sanksi sosialnya itu kita yang dapat”, tutupnya.

(AB/Morotai*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *