mike-medan-farm

Cegah Abrasi, Talud Pantai Salu Patung Jadi Tempat Wisata Baru Di Kabupaten Sangihe

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Sangihe – Penjabat Bupati Kab. Kepl. Sangihe dr. Rinny Tamuntuan mengunjungi sekaligus memantau langsung hasil pekerjaan pembangunan talud pantai untuk mencegah terjadi abrasi di pesisir pantai “Salu Patung” Kampung Kalasuge Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (16/3/2024).

Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut atau pasang surut arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Sama halnya dengan pesisir pantai Kampung Kalasuge dan jalan penghubung antara Kecamatan Tabukan Utara dan Kecamatan Kendahe beberapa waktu lalu terancam putus akibat terjadinya abrasi. Akan tetapi sebelum hal itu terjadi, pemerintah Kab. Kepl. Sangihe segera memberi perhatian dan melakukan pembangunan talud sebagai langkah pencegahan dan antisipasi agar kerusakan akibat abrasi tidak menjadi parah. Dan kini tempat tersebut justu menjadi salasatu destinasi wisata favorite bagi masyarakat Sangihe yang sering dikunjungi akhir-akhir ini.

Tempatnya yang strategis, mudah dijangkau baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat dengan pemandangan yang begitu indah, langsung menghadap ke laut sehingga sangat memukau mata wisatawan terlebih lagi bagi para pemburu sunset atau penikmat suasana matahari terbenam.

Dalam kunjungannya, Tamuntuan turut menyempatkan diri sejenak menikmati suasana pantai di Salu Patung sambil bersyukur atas pembangunan talud pantai Salru Patung yang tanpa disadari telah membawa dampak positif karena menjadi salah satu tujuan wisata bagi masyarakat Sangihe.

“Sebagai pemeritah daerah, saya berharap kedepannya Pantai Salu Patung dapat dipromosikan ke dunia luar sehingga menjadi salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi oleh setiap orang yang berkunjung di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” terang Pj. Bupati.

“Saya juga berharap, dengan adanya talud ini, abrasi sudah tidak terjadi lagi dan tempat ini boleh menjadi tujuan wisata yang mengesankan untuk mengabadikan momen kebersamaan dalam segala suasana baik bersama keluarga dan orang-orang terkasih, dan yang lebih penting lagi adalah dapat membantu perekonomian masyarakat setempat,” tutup Rinny.

(MikeTowira*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *