mike-medan-farm

Dibawah Kepemimpinan Teguh Prahara Salainti, Permda Aku’u Banua, Kapal Yang Hampir Karam Akhirnya Dapat Berlayar Lagi  

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Tahuna, Sangihe – Keberadaan perusahaan daerah Sangihe yakni Perumda Ake’u Banua Tahuna, membutuhkan anggaran besar agar dapat memberikan pelayanan lebih maksimal untuk mendistibusikan produk air bersih yang lancar ke pelanggan.

Agar usaha daerah ini kembali mendapatkan profit, berbagai inovasi dan terobosan dilakukan oleh direktur yang baru setahun lebih diberikan kepercayaan oleh pimpinan daerah yakni direktur Utama PDAM Tahuna Teguh Prahara Salainti, sangat patut diberikan apresiasi. Atas kerja keras dan kerja cerdasnya sehingga perusahaan daerah yang diibaratkan seperti “kapal yang hendak karam ini, kini dapat berlayar lagi”.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Beberapa pihak yang belakangan ini menilai bahwa posisi PDAM setelah beberapa waktu dalam kendali Salainti, mulai menunjukan kecerdasaannta dengan melakukan berbagi proses perbaikan yang cukup signifikan. Selain mulai merombak manajemen,serta menyesuaikan tarif agar PDAM benar benar jadi usaha daerah yang lebih sehat, saat ini telah mulai menunjukan hasil.Perbaikan perbaikan jaringan pendistribusian air, termasuk memperbaiki alat kubikasi yang menjadi kendala beberapa tahun terakhir perlahan kembali dinormalkan.

Apapun kendalanya, manajemen dengan segala cara harus mampu lakukan perbaikan. Selain upaya pergantian meter kubikasi terus dilakukan, juga manajemen secara keseluruhan diperbaiki. Kemampuan perusahaan dampak dari penyesuaian tarif itu, sangat membantu perusahaan untuk berbenah diri. “Dan kesemuanya ini dilakukan. Demi untuk kelancaran distribusi dan kebaikan perusahaan kedepan.” Ujar Salainti belum lama.

Selain perbaikan disegala lini, manajemen juga mulai memperhatikan kondisi kantor PDAM Tahuna yang harus diakui mulai lapuk, sehingga secara bertahap, dilakukan perbaikan terutama atap karena mulai mengganggu aktivitas kerja karyawan karyawati di kantor. Perbaikan ini sudah disampaikan kepada pimpinan daerah secara lisan dilaporkan keadaan kantor sehingga mulai dilakukan perbaikan secara bertahap.

Selain kantor perusahan, Salainti juga sedang berfikir keras, bagaimana cara agar jaringan distribusi pipa bawah tanah yang sudah berusia puluhan tahun, akan dipikirkan kedepan, agar kebocoran air dapat di antisipasi. Termasuk memperbaiki bak penampung dan filterisasi di beberapa wilayah untuk menjamin mutu produk air bersih terutama diwaktu cuaca buruk atau penghujan. “Kesemuanya itu sudah dalam perencanaan. Sehingga langkah step by step harus dilakukan mengingat keterbatasan anggaran. Intinya Ake U Banua akan lebih terdistribusi lancar dan Manajemen perusahaan juga bisa semakin normal.” ujar Salainti.

(MikeTowira*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *