MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Kolaborasi keduanya dibilang sangat unik dan perpaduan yang sempurna, ketika profesi keduanya dipadukan. Kepemimpinan yang berpengalaman dan visioner.
dr. Rinny Tamuntuan telah membuktikan kemampuannya selama dua tahun menjabat sebagai Bupati Sangihe, di mana beliau menunjukkan perhatian besar dan kesungguhan beliau terhadap kelangsungan pembangunan daerah. Pengalaman ini juga memberikan landasan dan pijakan yang kuat untuk dapat melanjutkan visi dan misi ekonomi yang berkelanjutan juga berkesinambungan.
Sebagai mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, dr. Rinny memiliki pemahaman dan pengertian yang mendalam tentang dinamika sosial-ekonomi di masyarakat, terutama dalam memperhatikan kesejahteraan warga yang rentan kehidupannya. Kombinasi pengalamannya di pemerintahan daerah dan provinsi memberinya perspektif yang luas tentang cara terbaik untuk mengatasi tantangan ekonomi lokal.
Sinergitas antara Pemerintah dan Dunia Usaha; Mario Seliang, S.E, sebagai seorang pengusaha muda yang sukses, membawa pandangan baru dan ide-ide segar ke dalam dunia politik. Pengalamannya dalam dunia usaha memberinya kemampuan untuk melihat potensi luar biasa kaya yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, khususnya seperti dalam bidang pariwisata, perikanan, pengolahan hasil bumi dan juga perdagangan.
Sebagai seorang Wakil Ketua Kadin Kabupaten Sangihe, Mario telah terbukti mampu membangun hubungan strategis antara dunia usaha dengan pemerintah. Harmonisasi antara birokrat yang berpengalaman dan anak muda yang cukup berhasil menjadi pengusaha sukses ini, dapat menjadi kunci untuk mendorong terjadinya investasi dan menciptakan lapangan kerja baru di Kabupaten Sangihe.
Dengan pemimpin yang memahami sektor usaha, ada harapan untuk mengembangkan iklim usaha yang lebih kondusif di daerah. Optimalisasi Sumber Daya Lokal Sangihe memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, hasil bumi dan pariwisata yang masih belum dimaksimalkan sepenuhnya.
Kepemimpinan Rinny Tamuntuan dan Mario Seliang akan fokus pada pengembangan potensi-potensi ini, termasuk meningkatkan akses pasar bagi produk lokal dan mendorong inovasi di sektor-sektor kunci. Sedangkan pengalaman Mario sebagai pengusaha sukses akan membawa strategi untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas jaringan distribusi, dan membuka peluang ekspor.
Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas untuk mendukung ekonomi lokal, infrastruktur yang memadai adalah hal penting. Tamuntuan dan Seliang diperkirakan akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan, pelabuhan, jaringan telekomunikasi terutama intenet, penyediaan listrik yang stabil dan konektivitas antar-pulau yang menjadi kebutuhan paling dasar bagi masyarakat Sangihe. Dengan perbaikan infrastruktur, distribusi barang dan jasa akan menjadi lebih efisien, yang pada akhirnya akan menurunkan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Masyarakat dan Penekanan Angka Kemiskinan Sebagai mantan Kepala Dinas Sosial, dr. Rinny Tamuntuan memiliki rekam jejak dalam mengupayakan kesejahteraan sosial. Bersama dengan Mario Seliang, mereka akan bahu membahu terus mendorong program-program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, akses permodalan untuk UMKM, dan bantuan sosial yang tepat sasaran.
Pendekatan ini diharapkan akan memperkecil kesenjangan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Sangihe. Membangun ekonomi berkelanjutan dengan memperhatikan potensi alam Sangihe, kepemimpinan Rinny Tamuntuan dan Mario Seliang kemungkinan akan berfokus pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ini berarti, pemanfaatan sumber daya alam akan dilakukan secara bijaksana dengan tetap mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan. Pembangunan Pariwisata yang berkelanjutan, budidaya perikanan yang ramah lingkungan, dan konservasi sumber daya alam akan menjadi bagian integral dari program kerja mereka. Dengan gabungan kepemimpinan yang berpengalaman di pemerintahan dan dunia usaha maka dapat dipastikan pasangan TAMANG mampu membawa suasana dan dunia baru di Tanah Tampungang Lawo.
(MikeTowira*)
















