MikeMediaIndoensia.com, Tahuna – Pada dasarnya perdaganan antar masyarakat Sangihe (Indonesia) dengan masyarakat General Santos (Philipina) sudah terjalin sejak zaman nenek moyang dulu. Akan tetapi dengan diterapkannya aturan-aturan tentang perlintasan perbatasan maka akhir-akhir ini perdagangan dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi atau ilegal.
Sebagai daerah maritim, Kepulauan Sangihe merupakan salah satu daerah penghasil Ikan Tuna terbaik dunia. Untuk itu pemerintah Kab. Kepl. Sangihe memberi perhatian khusus bagi nelayan ikan tuna dengan memfasilitasi para nelayan agar dapat mendistribusikan hasil tangkapannya ke negara tetangga Philipina dengan mengadakan Launching Eksport Perdana Produk Hasil Perikanan dari kabupaten Sangihe ke General Santos (Philipina), Senin (29/01/2024) di Pelabuhan Nusantara Tahuna.
Dalam sambutannya Pj. Bupati, dr. Rinny Tamuntuan mengatakan, perkembangan di subsektor perikanan memang menjadi salah satu andalan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Untuk itu kwalitas hasil tangkapan harus terus dijaga atau bahkan semakin ditingkatkan mengingat persaingan pasar yang sangat ketat agar kegiatan ekspor komoditi ini semakin sukses sebagai bentuk legalitas dan legitimasi kerjasama.
Tamuntuan berharap ” Saya selaku Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan yang cukup membanggakan untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kita semua tentu merasa senang karena apa yang kita lakukan saat ini menjadi pertanda bahwa daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap bergerak dan terus mengalami kemajuan dalam hal ekspor hasil perikanan. Ini pertanda bahwa daerah kita terus diberkati dan segala upaya yang dilakukan tetap membuahkan buah yang baik.”
(MikeTowira*)
















