MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan salah satu daerah kepulauan yang kaya akan pesona alamnya. Alam yang indah dan asri ini mampu menarik minat dan perhatian para wisatawan untuk bekunjung menikmati pesona alam Sangihe.
Untuk menunjang perkembangan di sektor pariwisata, tentunya tak lepas dari adanya fasiliatas penunjang seperi hotel, cottage, dan guest house.
Hayana Hotel, salah satu hotel terbaru yang hadir untuk menunjang perkembangan pariwisata di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara.
Hayana Hotel, hadir dengan konsep milenial yang nyaman dan aman bagi tamu dan pengunjungnya.
Diresmikan pada 14 Juli 2022 lalu Hayana Hotel dibengun berlantai empat dan terletak di Kelurahan Santiago. Hayana Hotel tergolong mungil dibanding hotel bintang (4), Tahuna Beach Hotel and Resort yang letaknya hanya bersebelahan dengan Hayana Hotel.
Hotel yang teletak di pesisir pantai Tahuna ini menyajikan pemandangan yang sangat apik dan memanjakan mata. Pada pagi hari, kita dapat menikmati cantiknya pemandangan matahari terbit dan pada sore hari kita dapat menyaksikan indahnya bentangan air laut dibawah lagit sore saat matahari terbenam.
Lokasi Hayana Hotel sangat dekat dengan beberapa destinasi wisata yang ada di Kepulauan Sangihe, seperti Air Terjun Pempanikiang Kendahe, Pantai Pananualeng, Pantai Embuhanga, dan masih banyak destinasi wisata lainnya, termasuk juga Gunung Awu yang menjadi salah satu Icon Kepulauan Sangihe.
Gunung Awu merupakan salah satu destinasi wisata favorite para kawula muda lokal Sangihe dan wisatawan domestic bahkan wisatawan manca negara pun sering mendaki ke puncak Gunung Awu. Meskipun tidak sampai mendaki ke Gunung Awu, kita masih bisa menikmati indahnya Gunung Awu dari Hayana Hotel karena hanya berjarak kurang-lebih 16 km dari kaki Gunung Awu dan tepat berhadapan dengan Hayana Hotel.
Fasilitas yang ada di Hayana Hotel pun tidak kalah dengan fasilitas hotel-hotel berbintang lainnya. Dengan menyediakan kurang lebih 40 kamar yang dilengkapi dengan fasilitas kamar berupa AC, TV layar datar dan dilengkapi juga dengan seprai dan handuk bersih; Hotel Hayana juga memiliki fasilitas Lift bagi pengunjung dan tamu hotel, Kolam Renang, Meeting Room, Karaoke Room, Kafe dan Restoran bahkan disediakan Mushola bagi pengunjung dan tamu yang beragama Islam serta sarapan halal tersedia setiap hari.
Satu hal menarik yang sayang dilewatkan untuk diketahui adalah pemilik Hayana Hotel adalah seorang perempuan hebat yang berasal dari salah satu pulau terluar, perbatasan Indonesia – Filipina, Pulau Tinakareng, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, yaitu Ibu “Sitti Maimuna Bin Taher” atau yang lebih akrab disapa “Ci Una”, yang membangun Hayana Hotel dengan nilai investasi di atas Rp.10 milyar.
Pengusaha Perempuan low profil, berjiwa sosial tinggi dan sangat dermawan ini mengaku bahawa, bisnis hotel ini, selain bagian dari ekspansi usahanya, ini juga merupakan keinginannya untuk membuka lapangan kerja baru agar dapat merekrut tenaga kerja local, sekaligus menunjang program pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Memang hotel ini bagian dari usaha saya, dan ini merupakan keinginan saya juga. Saya hendak memberdayakan tenaga kerja lokal di daerah ini,” kata Sitti yang juga pengusaha ikan dan eksportir ke negara tetangga Filipina, ketika ditemui Pemred MikeMediaIndonesia.com, di ruang kerjanya.
Ketika disentil keberadaan Hotel Hayana yang hanya berjarak kurang lebih 50 meter dengan Hotel Bintang 4, Tahuna Beach & Resort, Ci Una mengatakan soal rejeki dirinya hanya menyerahkannya kepada Tuhan.
“Ya kalo soal rejeki kan sudah ada yang mengatur, kita hanya menjalankan saja,” ungkapnya sembari merespon dengan senyumnya yang khas.
(MikeTowira*)
















