Mikemediaindonesia.com, Sangihe, Lapango – Seperti biasanya, setiap minggu keempat di Jemaat GMIST BAIT-EL Lapango dilaksanakan ibadah minggu dengan menggunakan tata ibadah dan lagu bahasa Sagihe.
Dalam ibadah minggu pagi yang di mulai tepat pukul 09.00 wita, Pnt. P. R. Damasing sebagai khadim, menyampaikan Firman atau Binohe Susi dalam Roma 13:8-14.
Dalam khotbahnya yang di beri judul “KAKENDAGE TUTUNE” artinya kasih yang hakiki.

Karaki mapare sutimonane, hebi pare’e marendung, ello pare’e matualage! Pakahino mekaraki takadeakengu mepare sutimonane artinya segala rencana dan rancangan bersesuaian dengan tujuanya. Ketika merancangkan sesuatu yang baik maka hasilnya juga baik.
Maning sungkalene lawo,karaki pato we su timonane, abe kataku mekoa mapia mawu kai tatape dumendingang! artinya walau cobaan menghadang segala rencana indah, jangan pernah goyah. Jangan jenuh berbuat kebaikan Tuhan senantiasa besertamu.
Kere kakantari ” KAPIANG BULANG LIMANGU NEBAWA BITUING LAWO”, kerene lai mekoa karaki mahole, munara mapia kai makatulende, makadentang karalungsemahe ore lai maka dentang alamate…aming artinya ibarat syair lagu “bulan purnama menghadirkan bintang bintang”, begitu juga dengan membuat rencana indah dan berbuat baik akan medatangkan sukacita, ketenangan dan damai sejahtera terlebih mendatangkan berkat. Amin.

Di sela-sela ibadah minggu juga di laksanakan aksi sumbangan berantai dalam rangka penggalangan dana menopang pembangunan gedung gereja. Acara yang di pandu oleh Pnt. J. E. Bawimbang, selaku ketua panitia pembangunan gedung gereja BAIT-EL Lapango.
Dan di akhir Ibadah khadim mengundang jemaat untuk berdiri dan menutup ibadah dengan menyanyi lagu “MESAKAENG SU TAGHALOANG” dari Alfa Omega ciptaan Dikson Haling.
(Fransbr*)
















