mike-medan-farm

Inovasi “SIPELAKER” Sebagai Jalan Mendekatkan Pelayanan Publik Pembuatan Kartu Kuning Bagi Masyarakat Morotai

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Morotai – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pulau Morotai hadirkan Inovasi “SIPELAKER” sebagai jalan Mendekatkan Pelayanan Publik Pembuatan Kartu Kuning bagi Masyarakat Kabupaten Pulau Morotai.

Dengan menciptakan link pendaftaran online melalui form pendaftaran google drive: dengan alamat link : https://forms.gle/ekgnesbqhnwyjtys6 dan berupaya mewujudkan pelayanan yang baik dalam pencarian tenaga kerja.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Alfatah Sibua, Kepala Dinas Nakertrans Morotai menyampaikan bahwa dengan pembenahan secara menyeluruh maka gerakan inovasi “SIPELAKER” ini akan semakin disempurnakan demi membantu masyarakat Morotai dalam memahami dan menyadari pentingnya memiliki kartu pencari kerja atau Kartu Kuning Ak.1.

“Setiap penduduk berhak memperoleh pekerjaan yang layak dan salah satu syarat untuk memperoleh pekerjaan di pasar kerja, seorang pencari kerja harus memiliki kartu pencari kerja atau ak.1 (kartu kuning).” paparnya.

“Sebagaimana sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003 tentang Perlindungan Tenaga Kerja, pengertian tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.” tambahnya.

Dengan demikian pelaksanaan gerakan inovasi “SIPELAKER” ini mulai uji coba 03 Januari 2023 sampai saat ini Tahun 2024 dengan penerbitan administrasi kartu kuning pada tahun 2023 sebanyak 1.653 orang/ kartu dan pada tahun 2024 ini per tanggal 5 Agustus 2024 sebanyak 1.314 orang/ kartu.

Penduduk yang masuk ke dalam kelompok tenaga kerja atau angkatan kerja produktif adalah mereka yang berusia 15 – 64 tahun, sehingga dengan prinsip yang kokoh dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten pulau morotai melalui semboyan “Mewujudkan angkatan kerja morotai yang berkualitas, berakhlak, dan berdikari serta membangun hubungan industrial yang berintegritas, berkeadilan dan berkelanjutan”.

Inovasi ini sebagai sarana untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat morotai sekaligus membantu untuk boleh mendaftar secara online di rumah menggunakan hp anroid dan selanjutnya datang ke kantor Dinas Nakertrans untuk membawa berkas dan meregister setelah itu menerima kartu kuning.

Berdasarkan pengalaman Yosef Latu, Operator Disnakertrans Pulau Morotai kepada MikeMediaIndonesia.com menyampaikan bahwa dari hasil pelaksanaan inovasi pelayanan “SIPELAKER” tersebut diketahui masih terdapat kekurangan berupa sarana dan prasarana yang lebih dioptimalkan kembali, pembinaan dan pendidikan serta pelatihan bagi pencari kerja yang belum maksimal, selain itu pembinaan dan pelatihan bagi para pegawai atau petugas pengantar kerja dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Pulau Morotai yang sangat minim.

“Dibutuhkan komitmen yang positif dari pemimpin daerah atau pihak pengambil kebijakan strategis di daerah dengan kemauan politiknya (Political Will) yang tinggi dalam hal ketenagakerjaan dan ketransmigrasian.” tuturnya.

“Hal ini tentunya dapat dimaksimalkan kembali sehingga pelayanan publik berbasis jaringan sederhana ini lebih baik ke depannya menuju pelayanan pembuatan kartu pencari kerja secara online penuh atau “Pelayanan Ketenagakerjaan Go Digital,” sambung Kajol Duan sapaannya.

Masyarakat Pulau Morotai merasa sangat terbantu dengan adanya gerakan tertib administrasi pembuatan kartu pencari kerja secara semi digital sehingga data yang diberikan juga sangat valid dan tidak ada kebohongan publik ataupun pungutan liar (gratis) dalam pengurusan pembuatan kartu kuning dimaksud, paparnya.

(AB/Morotai*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *