MikeMediaIndonesia.com, Tahuna, Sangihe – Dalam semangat memperingati kebangkitan Kristus, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna melaksanakan ibadah perayaan Paskah bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu (20/04).
Kegiatan ibadah yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum rohani yang menyentuh hati Warga Binaan di tengah proses pembinaan yang sedang dijalani.
Kepala Lapas Tahuna, Iskandar Djamil, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.
“Perayaan Paskah bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi momentum untuk refleksi dan pembaruan diri. Kami berharap melalui ibadah ini, Warga Binaan dapat merasakan kasih Tuhan dan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ibadah dipimpin oleh Pendeta Fineske Tatulus-Boham, S.Th, yang membawakan renungan dan pembacaan Alkitab dari Lukas 24:1–12 serta Yohanes 20:26. Dalam khotbahnya, Pendeta Fineske mengajak seluruh jemaat untuk memaknai kebangkitan Yesus Kristus sebagai bukti kasih Tuhan yang mengalahkan maut dan memberi pengharapan baru bagi setiap orang.
“Kebangkitan Kristus adalah tanda bahwa tidak ada yang terlalu gelap untuk diterangi kasih Tuhan. Seperti para murid yang awalnya diliputi ketakutan dan keraguan, kita pun bisa bangkit dari keputusasaan menuju hidup yang baru di dalam iman,” ujar Pdt. Fineske dalam khotbahnya.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh makna. Di akhir kegiatan, seluruh Warga Binaan yang mengikuti ibadah mendapatkan telur Paskah sebagai simbol kehidupan baru dan pengharapan.
Dengan pendekatan rohani yang intens, Lapas Tahuna terus berkomitmen membina Warga Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
(MikeTowira*)
















