MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Tim Gabungan Satgas Catur BAIS TNI, KUPP Kelas II Tahuna Dan Pomal Lanal Tahuna berhasil menggagalkan dan mengamankan BBM bersubsidi jenis minyak tanah sebanyak ± 59,05 liter yang akan diselundupkan dari Tahuna Kab. Kepl Sangihe ke Manado dengan menggunakan kapal penumpang KM. Merit Teratai dan KM Barcelona rute Tahuna – Manado, di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Jl. Kompleks Pelabuhan, Kel. Batulewehe, Kec. Tahuna Timur, Kab. Kepl Sangihe, Selasa (30/01/2024).
Dengan menggunakan botol bekas air mineral, BBM jenis minyak tanah bersubsidi ini dikemas didalam kardus dan coolbox dengan isi 2 (dua) jerigen @ 10 liter, 14 (empat belas) botol @ 19 liter, 2 (dua) dus masing-masing berisi 10 botol ukuran 1.000 ml, 3 botol ukuran 1.500 ml dan 2 botol ukuran 2.000 ml yang kemudian dititipkan kepada ABK kapal.
Kronologi penyitasan dimulai dari Tim gabungan bergerak menuju dermaga 3 dimana KM. Mercy teratai dan KM Barcelona proses embarkasi penumpang dan barang. Tim gabungan melaksanakan pemeriksaan diseluruh kapal KM Mercy teratai mulai dari anjungan sampai ke buritan, dan ditemuan 1 Kardus berisi BBM bersubsidi jenis minyak tanah dengan total 10 Liter yang disembunyikan di deck penumpang. Kemudia Tim gabungan melanjutkan pemeriksaan di kapal KM Barcelona III A mulai dari anjungan sampai buritan, dan ditemuan 1 Boks dan 1 Dus berisi BBM bersubsidi jenis minyak dengan tanah total 49,5 Liter yang disembunyikan di penitipan barang.
BBM bersubsidi jenis minyak tanah tersebut dibawa ke kantor KUPP kelas II Tahuna untuk dilakukan penyelidikan lanjutan dan sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pemilik barang tersebut.
Sesuai Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 16 tahun 2021 tentang Tata Cara Penanganan dan pengangkutan barang berbahaya di pelabuhan menjelaskan bahwa BBM jenis minyak tanah adalah bahan yang masuk kategori barang berbahaya dan tidak tidak boleh diangkut menggunakan moda transportasi umum seperti kapal penumpang karena dapat membahayakan pelayaran dan keselamatan penumpang. Untuk itu, Tim Satgas Catur BAIS TNI akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam hal ini KUPP Kelas ll Tahuna untuk melaksanakan kegiatan dalam pengamanan obyek vital serta otoritas Syahbandar Pelabuhan Nusantara Tahuna.
(MikeTowira*)
















