MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Tahuna terima kunjungan pelayanan ibadah dari Yayasan Indonesia Bangkit Bersinar untuk pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama kristen. Pelayanan ibadah dilaksanakan dalam bentuk penelaahan Alkitab, Kamis (21/03/2024).
Salah satu Koordinator Pembinaan Kepribadian Lapas Kelas IIB Tahuna, Mangamis Bawias mengungkapkan kunjungan pelayanan dari Yayasan Indonesia Bangkit Bersinar sudah rutin dilaksanakan disetiap bulannya.
“Pelayanan Ibadah dari Yayasan Indonesia Bangkit Bersinar merupakan Program Pembinaan Kepribadian Lapas Tahuna sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Yayasan Indonesia Bangkit Bersinar dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ungkapnya.
“Harapan kami, melalui metode pelayanan dalam bentuk penelaahan Alkitab, Warga Binaan dapat lebih mengenal Kristus, mengalami kedewasan rohani sehingga adanya perubahan sikap dan perilaku,” lanjut Mangamis.
Sementara itu, Pdt. Agus Kansil selaku Ketua Tim Pelayanan Yayasan Indonesia Bangkit Bersinar menuturkan bahwa penelaahan Alkitab merupakan salah satu metode pelayanan untuk membawa Warga Binaan agar lebih mengenal Kristus melalui Firmannya.
“Sesuai dengan Tema Penelaahan Alkitab saat ini yaitu mengenal Bapa Sorgawi, diharapkan Warga Binaan dapat menjadikan pengenalan kepada Yesus Kristus adalah kebutuhan terbesar dalam pertumbuhan hidup untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Pdt. Agus Kansil juga menjelaskan bahwa dalam Penelaahan Alkitab, Warga Binaan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang bertujuan agar Warga Binaan dapat berinteraksi satu dengan yang lain sehingga perubahan sikap sosial menjadi lebih baik terlebih peningkatan keimanan dalam pengenalan akan Yesus Kristus.
“Warga Binaan juga dapat belajar untuk lebih mengenal dirinya, bertanggung jawab dan lebih memperhatikan satu sama lain karena adanya interaksi dalam kelompok,” tambahnya.
Tiga (3) hal yang dibahas dalam Penelaahan Alkitab yaitu bagaimana menjadi anak Allah dengan percaya Yesus Kristus, memiliki figur bapa yang dipulihkan dan bersukutu intim dengan Bapa Sorgawi.
“Harapan kami, Warga Binaan dapat memahami ajaran Kristus tentang kebenaran, janji-janjiNya, teguran dan petunjuk Allah dalam menjalani kehidupan, karena iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus,” tutup Kasil.
(MikeTowira*)
















