mike-medan-farm

Panen Perdana Hasil Perkebunan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Tahuna

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Tahuna – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tahuna, Suharno bersama Pejabat Struktural dan Staf Kegiatan Kerja (Giatja) serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Asimilasi melaksanakan panen perdana hasil pertanian berupa Sayur Kacang Panjang, Selasa (14/05/2024).

Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Suharno sangat antusias melaksanakan panen sayur di Pekebunan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang berlokasi di Kelurahan Mahena tersebut.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

“Hari ini kami melaksanakan panen untuk sayuran kacang Panjang jenis hibrida dengan hasil yang luar biasa. Semuanya berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja iklhas baik dari Petugas bidang kemandirian maupun Warga Binaan Asimilasi,” ujar Suharno.

“Hasil panen perdana kali ini berjumlah 50 (lima puluh) ikat sayur kacang panjang dan sudah ada masyarakat yang memesannya. Pendapatan yang didapatkan dari penjualan hasil perkebunan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baik untuk kemajuan keterampilan Warga Binaan atau dapat dimasukan ke kas negara sebagai Pemasukan Negara Bukan Pajak (PNBP),” lanjut Suharno.

Suharno berharap dengan adanya Program Pembinaan Kemandirian bidang Pertanian bagi Warga Binaan, bisa memberikan manfaat yang positif, agar mereka menjadi pribadi yang produktif serta bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan juga masyarakat.

Sebagai Pengelolah Kegiatan Kerja Lapas Kls. IIB Tahuna sekaligus sebagai Pembimbing Lapangan, Hendra Yonge mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik dan positif untuk Warga Binaan. Hal ini bertujuan untuk pengembangan diri, pengembangan karier pribadi para warga binaan dan merupakan pembekalan ketika kembali ke masyarakat nanti. Meskipun mereka adalah warga binaan, mereka tidak merasa dikurung dan dibatasi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka yang dulunya tidak tau apa-apa hingga menjadi tau dan bisa bekerja secara mandiri. “Saya berharap agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya menjadi manusia yang berguna bagi bangsa lebih khusus bagi keluarga mereka masing-masing ketika mereka keluar nanti. Kegiatan ini sangat baik dan bisa dikembangkan ketika mereka sudah kembali ke masyarakat. Saya juga berharap, semoga ada stakeholder dari laur yang bisa membantu untuk memberikan petunjuk dan arahan serta dapat mengajarkan cara bertani yang tepat dan profesional,” harap Yonge.

Salah satu Warga Binaan peserta Program Asimilasi yang tergabung dalam Kelompok Pertanian, Y.M. yang biasa disapa Embo mawakili rekan-rekannya berharap mudah mudahan kelompok pertanian ini lebih berkembang kedepannya. “Untuk itu kami mohon bantuan dan dukungan dari pihak-pihak terkait agar kegiatan pertanian ini dapan memberikan hasil yang baik dan bermanfaat bagi kami sebagai warga binaan.”

“Meski banyak keterbatasan sarana dan prasarana, pelaksanaan Program Pembinaan Kemandirian Pertanian, Lapas Tahuna terus berupaya berinovasi agar dapat memberikan hasil panen yang lebih baik dan memuaskan,” tutup Kalapas Tahuna.

(Cinderella*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *