mike-medan-farm

Peran Bea Cukai Dalam Kasus Rokok Ilegal Patut Dipertanyakan

banner 120x600

MikemediaIndonesia.Com, Tahuna, Sangihe – Pembebasan kapal asing bermuatan rokok ilegal di perairan Sangihe kembali menuai sorotan publik. Kapal tersebut sebelumnya diamankan Kapal Pengawas (KP) Hiu 15 di bawah kendali Stasiun PSDKP Tahuna pada Sabtu (9/8/2025).

Berdasarkan informasi yang diperoleh mikemediaIndonesia.com, kapal asing itu membawa sekitar 825 karton rokok merek Fort tanpa pita cukai resmi. Barang bukti awalnya diamankan di Kantor Bea Cukai Tahuna untuk diproses lebih lanjut. Namun belakangan muncul dugaan sebagian muatan dibebaskan dan dikembalikan ke Stasiun PSDKP oleh pihak Bea Cukai. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan serius di kalangan masyarakat terkait komitmen penegakan hukum.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Di sisi lain, KP Hiu 15 di bawah kendali PSDKP Tahuna disebut telah berupaya menjaga kedaulatan laut NKRI. Namun, dugaan pelepasan barang bukti membuat publik meragukan keseriusan aparat dalam memberantas perdagangan ilegal di wilayah perbatasan.

Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Sangihe, Frangky Judi Lumiu Supit, SH, mengecam keras tindakan PSDKP yang disebut-sebut kembali melepaskan kapal motor bermuatan rokok dengan alasan tidak terpenuhinya unsur pidana.

“Unsur pidana dari mana yang tidak terpenuhi? Rokok tanpa cukai jelas barang ilegal. Jika penanganannya tidak transparan, ini mengindikasikan pelanggaran hukum serius,” tegas Frangky.

Kasus ini juga menyoroti lemahnya koordinasi antarinstansi, khususnya antara PSDKP dan Bea Cukai, yang seharusnya berjalan seiring dalam menjaga kedaulatan perairan serta memberantas perdagangan barang ilegal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Tahuna belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelepasan rokok ilegal tersebut. Masyarakat Sangihe kini menunggu sikap tegas pemerintah pusat untuk menindaklanjuti dugaan kelalaian yang terjadi di lapangan. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di daerah perbatasan dikhawatirkan akan semakin merosot.

(MikeTowira*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *