mike-medan-farm

Personil Kodim 1301/ Sangihe Membantu Proses Evakuasi Warga Terdampak Letusan Gunung Ruang

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Taghulandang, Sitaro – Aktifitas  Gunung Ruang Taghulandang di Kabupateng Kepulauan Sitaro terus meningkat setelah pada Selasa (16/4/2024) kemarin memuntahkan lavanya dengan status level III atau siaga kini mulai menyemburkan material batu kerikil dan abu vulkanik.

Terkait dengan hal ini, Komandan Kodim 1301/ Sangihe bersama personil Kodim 1301/Sangihe segera bertolak ke Sitaro untuk membantu proses evakuasi warga terdampak bencana meletusnya Gunung Ruang di Taghulandang.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Rabu (17/04/2024) pukul 13.57 wita, Dandim 1301/ Sangihe bersama Forkopimda Kab. Kepl. Sataro melakukan rapat virtual yang dipimpin langsung oleh Pangdam Xlll/Mdk, Mayjen TNI. Candra Wijaya di Ruang Vicon Polres Kepl. Sitaro lantai 2, Kelurahan Tatahadeng Kec. Siau Barat, dan dihadiri oleh Pj. Bupati Kab. Kepl. Sitaro diwakili oleh Dr. Agus Tony Poputra, S.E, M.M M.A.Ak. (Asisten ll Sekda Kepl. Sitaro), Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo, S.Sos.,M.H. (Dandim 1301/Sangihe), AKBP Irwan Permadi, SE (Kapolres Kepl. Sitaro), Kompol Robert Ulenaung (Wakapolres Kepl. Sitaro) dan Kepal BPBD Kepl.Sitaro diwakili oleh Bpk. Sonny Belaeran (Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Kepl. Sitaro) tentang kesiapan dan kesigapan pemerintah dan personil TNI/Polri dalam penanganan bencana alam.

Dalam proses evakuasi tersebut ada dua Kampung yang berada di Kawasan Rawan Bencana Gunung Api (KRB) Gunung Ruang dengan jumlah penduduk sebanyak 159 KK atau 495 jiwa. Kampung Laingpatehi 73 KK dengan jumlah jiwa 247 orang yang terdiri dari 158 laki-laki dan 89 perempuan. Sedangkan dari Kampung Pumpente ada 86 KK atau 248 jiwa yakni 166 laki-laki dan 82 perempuan.

Warga melakukan evakuasi mandiri sejak selasa sore ketika aktivitas Gunung Ruang mulai meningkat dengan mengikuti himbauan pemerintah setempat dan hingga berita ini diturunkan proses evakuasi masih terus berlangsung dengan menggunakan (2) unit kapal Ferry, KMP. Lokong Banua  dan  KMP. Lohoraung menuju ke Kec. Taghulandang.

Warga yang sudah dievakuasi saat ini berada di beberapa lokasi seperti Gereja GMIST Nazareth Bahoi, Balai Latihan Kerja Bahoi, GOR Tagulandang dan Balai Pertemuan Umum Kec. Tagulandang sebagai titik kumpul pengungsian dan sebagian lagi mengungsi di rumah keluarga atau sanak saudara yang berada di Kec. Tagulandang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara segera memberikan bantuan berupa tikar 123 lembar, selimut 120 pcs dan masker kesehatan 400 lembar.

Kesiapan Personil SAR dilapangan mulai dari TNI, Polri, BPBD Kab Kepl Sitaro, SatPol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas kesehatan dan Bantuan Basarnas dari Kab. Kepl. Sangihe untuk melakukan proses evakuasi.

(MikeTowira*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *