MikeMediaIndonesia.com, Tahuna, Sangihe – Dalam semangat merayakan Hari Raya Paskah, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna mengikuti ibadah Paskah yang diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Yayasan Kasih “Bethesda”. Senin (20/4/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi. Dalam sambutannya, Ia menekankan pentingnya menjadikan semangat kebangkitan Kristus sebagai kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan hidup, serta dorongan untuk senantiasa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Kepala Lapas Tahuna, Iskandar Djamil, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur atas kesempatan bagi Warga Binaan untuk tetap terhubung dengan kegiatan rohani meskipun dalam keterbatasan. Kami berharap, melalui Ibadah ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan dan semangat baru dalam proses pembinaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ibadah yang mengusung tema “Kebangkitan Tuhan Yesus” ini dilayani oleh Pastor Philip Mantofa, dengan pembacaan Alkitab dari Lukas 23:42-43, yang mengisahkan pertobatan seorang penjahat yang disalibkan bersama Yesus.
Dalam khotbahnya, Pastor Philip mengajak seluruh Warga Binaan, untuk menyadari bahwa pengampunan dan keselamatan selalu terbuka bagi siapa saja yang sungguh-sungguh bertobat.
“Seperti penjahat di sebelah Yesus yang berkata, “Yesus, ingatlah akan aku”, setiap kita pun dapat berseru kepada-Nya dan menerima kasih serta keselamatan yang kekal. Tidak ada kata terlambat bagi pertobatan,” terang Pastor Philip dalam khotbahnya.
Dalam suasana khidmat, Warga Binaan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah yang diadakan dengan penuh kekhusyukan dan harapan akan perubahan hidup yang lebih baik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan di Lapas tak hanya menyentuh aspek hukum dan kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual sebagai bagian penting dari proses pemulihan dan reintegrasi sosial Warga Binaan.
(MikeTowira*)
















