mike-medan-farm

Setelah Bentuk Struktur Organisasi Penanganan Pasca Erupsi, Dandim 1301/Sangihe Damping Danrem 131/Santiago Lakukan Pengecekan Sistem Kelistrikan Di Pulau Taghulandang

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Taghulandang, Sitaro – Dalam upaya meningkatkan efektivitas penanganan pasca erupsi Gunung Ruang di Taghulandang, Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo,S.Sos.,M.H, telah membentuk struktur organisasi terkait tugas dan fungsi masing-masing di lapangan Sabtu,(20/04/2024).

Menurut Letkol Inf. Suhendro, struktur organisasi tersebut dibentuk guna memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak sehingga penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dengan lebih efisien.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

“Kami telah membuat struktur organisasi yang terperinci untuk memastikan setiap personil memiliki tugas dan fungsi yang jelas di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, Letkol Inf. Suhendro juga menyampaikan bahwa saat ini masih terdapat ketidaksesuaian data antara pengungsi dengan bantuan yang diterima.

“Kami akan segera melakukan sinkronisasi data antara pengungsi dengan bantuan yang diberikan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat,” tambahnya.

Menyambut kunjungan atasan tertinggi pihaknya juga telah melakukan antisipasi dengan meningkatkan kebersihan lingkungan sekitar posko.

Tidak hanya itu, untuk meningkatkan operasional, Dandim 1301/Sangihe telah menambah kendaraan operasional guna memperlancar angkutan personil dan barang. Semua langkah ini diambil dalam upaya meningkatkan efektivitas penanganan pasca erupsi Gunung Ruang dan memastikan kesejahteraan masyarakat terdampak.

Setelah itu, Komandan Kodim 1301/ Sangihe, Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo,S.Sos.,M.H. mendampingi Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Wakhyono S.,Sos.M.I.P melaksanakan pengecekan sistem kelistrikan di kantor PT. PLN ULP Taghulandang untuk memastikan pasokan listrik pasca erupsi Gunung Ruang di Desa Lesa Kecamatan Taghulandang, Kabupaten Sitaro, Senin (22/4/2024).

General Manager PT. PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo, Ari Dartomo, di Manado  menyatakan “erupsi Gunung Ruang mengakibatkan sistem kelistrikan di Pulau Tagulandang terganggu sehingga untuk sementara waktu pasokan listrik harus dihentikan dengan.” Ari juga mengatakan tiga hari pasca letusan Gunung Ruang, sistem kelistrikan di Pulau Tagulandang secara bertahap kembali pulih. Dartomo menjelaskan bahwa pola penyalaan listrik dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan penyulang luar kota Tagulandang, posko-posko pengungsian, serta tempat pelayanan kesehatan.

Setelah melakukan serangkaian kegiatan pembersihan dari material erupsi, perbaikan, dan penggantian material pembangkit serta jaringan distribusi, akhirnya sistem kelistrikan di Pulau Taghulandang mulai menyuplai listrik ke pelanggan sejak Sabtu (20/04/2024).

“Saat ini total seluruh pelanggan di Pulau Taghulandang yang berjumlah 7.735 pelanggan telah kembali menikmati listrik, untuk seluruh penyulang di Sistem Taghulandang pun telah normal,” terang Dartomo.

Dalam menormalkan sistem kelistrikan di Pulau Taghulandang, PLN menyiapkan 12 unit pembangkit listrik dengan total daya mampu 1.400 kW dan menurunkan personil sebanyak 81 orang yang terdiri dari petugas pembangkit, petugas pelayanan teknik, dan petugas Pekerja Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

PLN UID Suluttenggo juga menyediakan berbagai peralatan pendukung dan pantauan kontrol dari operasi sistem PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo untuk mempercepat penormalan pasokan listrik.

Ari Dartomo berterima kasih kepada masyarakat atas kepercayaannya kepada pihak PLN dan memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, yang turut mengambil bagian dalam membantu pihak PLN dalam percepatan penormalan kelistrikan di Taghulandang.

“Terima kasih atas semangat kolaborasi dari seluruh forkopimda dan instansi terkait yang berjibaku bersama kami (PLN*) dalam membantu percepatan pemulihan listrik mulai dari tahap koordinasi serta bantuan di lapangan; jangan lupa untuk tetap waspada dan berhati-hati, dan apabila menemukan potensi bahaya, silahkan segera melaporkan kepada PLN melalui aplikasi PLN Mobile,” tutup Dartomo.

(MikeTowira*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *