MikeMediaIndonesia.com, Sitaro, Taghulandang – Gunung Ruang di Pulau Ruang, Taghulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara meletus. Gunung berapi yang tidur selama kurang lebih (22) tahun tersebut kembali menyemburkan lavanya pada pukul 19.19 wita, Selasa (16/04/2024).
Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Juliana DJ. Rumambi, S.T., di Manado menjelaskan, tipe letusan gunung yang berada di Pulau Ruang tersebut adalah letusan efusif atau meleleh, bukan eksplosif. Menurutnya, sejauh ini belum teramati dengan jelas kemana mengalirnya lava dari puncak Gunung Ruang tersebut.
“Karena jenis letusannya adalah efusif jadi kami masih terus memantau kemana arah luncuran lavanya,” tutur Rumambi.
Sebagai kepala BPGMBGTSM, Juliana menghimbau kepada masyarakat Pulau Ruang yang bermukim di radius bahaya agar mematuhi imbauan pemerintah untuk meninggalkan pemukimannya ke lokasi aman yang telah direkomendasikan oleh Pusat Vulcanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dengan meningkatnya aktivitas Gunung Ruang, pemerintah setempat mengevakuasi kurang-lebih 838 jiwa yang bermukim di Pulau Ruang. Ratusan warga tersebut dievakuasi ke pulau induk, Pulau Taghulandang.
“Warga mulai melakukan evakuasi mandiri sejak sore hari setelah ada himbauan dari kami dan pemerintah setempat,” lanjutnya.
Juliana juga mengatakan, mayoritas warga yang dievakuasi berasal dari Kawasan Rawan Bencana Gunung Api (KRB) Gunung Ruang.
“Ada dua desa yang masuk dalam Kawasan Rawan Bencana Gunung Api di Pulau Ruang yaitu Desa Pumpente yang dihuni oleh 332 jiwa dan Desa Laimpatehi sebanyak 506 jiwa dan proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan warga lanjut usia, orang-orang sakit, ibu-ibu hamil dan anak-anak”, tutup Juliana.
(TeamRedMMI*)
















