mike-medan-farm

TNI Perkuat Badan Intelijen Negara Sebagai Ujung Tombak Kontra Intelijen, Hadapi Ancaman Siber dan Separatisme

banner 120x600

MikeMediaIndonesia.com, Jakarta – Dalam upaya menjadikan Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai ujung tombak kontra intelijen yang lebih tangguh, khususnya dalam menghadapi ancaman siber dan separatisme, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi strategis dengan menempatkan sejumlah perwira tinggi (Pati) terbaiknya di BIN.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 tertanggal 30 September 2025, menegaskan komitmen TNI untuk bersinergi erat dengan BIN dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

Mengatur Posisi Gambar di HTML

Mutasi ini melibatkan total 286 perwira TNI, dengan fokus utama pada penguatan BIN sebagai garda terdepan dalam mendeteksi, mencegah, dan menanggulangi ancaman yang merongrong kedaulatan negara.

Para perwira yang terpilih untuk mengemban tugas di BIN adalah personel-personel pilihan dengan keahlian khusus di bidang intelijen, teknologi informasi dan operasi teritorial. Mereka berasal dari berbagai satuan TNI, mulai dari Kolonel hingga Mayor Jenderal (Mayjen) TNI dan akan bekerja di bawah komando Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra.

Tujuan utama penempatan perwira TNI di BIN adalah untuk memperkuat kemampuan kontra intelijen, khususnya dalam menghadapi ancaman siber yang semakin canggih dan gerakan separatis yang berpotensi memecah belah bangsa.

Perwira yang memiliki keahlian di bidang siber akan fokus pada pengembangan sistem deteksi dini dan penangkalan serangan siber, sementara perwira yang berpengalaman dalam operasi teritorial akan memperkuat kemampuan BIN dalam mengidentifikasi dan memitigasi potensi ancaman separatisme.

Berikut adalah daftar perwira TNI yang dimutasi ke BIN:
– Mayjen TNI Rachmad Pudji Susetyo, dari Staf Ahli Bidang SDA dan Lingkungan Hidup BIN menjadi Analis Intelijen Ahli Madya pada Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan BIN.

– Brigjen TNI Sunoto, dari Agen Intelijen Ahli Madya pada Direktorat Telematika Deputi Bidang Intelijen Teknologi BIN menjadi Staf Ahli Bidang SDA dan Lingkungan Hidup BIN.

– Brigjen TNI Taufiq Shobri, dari Waaster KSAD Bidang Binter menjadi Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik BIN.

– Brigjen TNI Eko Nursanto, dari Staf Khusus KSAD menjadi Agen Intelijen Ahli Madya pada Direktorat Kontra Separatisme dan Konflik Deputi Bidang Kontra Intelijen BIN.

– Kolonel Inf. Kurniawan, dari Pamen Denmabesad menjadi Direktur Analis Ipolsosbud pada Deputi Bidang Analis dan Produksi BIN.

Mutasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antara TNI dan BIN dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks. Selain penugasan di BIN, rotasi jabatan juga dilakukan di lingkungan Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Dengan menempatkan perwira-perwira terbaiknya di BIN, TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung BIN dalam menjalankan tugas-tugas intelijen demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergi yang kokoh antara TNI dan BIN diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan nasional.

(AB-Jakarta*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *